April 2013: Saat Dunia Mitologi Dan Kontemporer Menyatu

Siap menyambut anime-anime baru bulan depan? Pasti dong, kita semua nggak sabar untuk menelan kegilaan para sutradara dan animator Jepang. Jangan lupa menyebutkan komikus dalam ucapan terima kasih kita sebagai pecinta anime karena banyak anime keren favorit kita adalah adaptasi dari manga dan novel grafis. Di antara sekian banyak anime yang ngantri di rak stasiun TV Jepang (iya, fresh banget, baru sampai Jepang, belum sampai Indonesia hehehe), aku nggak sengaja menemukan dua judul ini: Red Data Girl dan Hataraku Maou – sama!

Uniknya, kedua anime ini bercerita tentang dimensi mitos yang merasuk ke dimensi kontemporer (yang sedang terjadi sekarang, here and now). Bagaimana jadinya jika beberapa orang diantara kita harus berperan sebagai tokoh dalam cerita antah berantah yang pernah kita dengar di kuil? Cerita dari ratusan tahun di masa lampau yang dibacakan seorang bhikkhu/pendeta pada manusia zaman sekarang untuk memberi gambaran tentang pemeliharaan manusia oleh Tuhan dan Alam. Tiba-tiba, cerita itu harus hadir secara nyata di masa kehidupanmu sekarang ini, karena manusia sudah semakin rusak moralitasnya sehingga dewa-dewi dari kahyangan memilih kamu dan beberapa temanmu untuk dirasuki! Bagaimana kira-kira kalau kamu dirasuki Dewi Kwan Im atau Roro Jonggrang? Oke, oke, aku akan berhenti mengacak-acak pikiranmu dengan Dewi Kwan Im yang ada di serial TV Kera Sakti dan Roro Jonggrang dalam legenda Jawa. Inilah yang kira-kira terjadi pada Suzuhara Izumiko dalam anime Red Data Girl.


SUMBER GAMBAR: CONTENT 1. ANIMEPAPER

Suzuhara lahir dan besar di pedalaman gunung Kumano. Saat beranjak SMA ia ingin mencoba hidup di kota. Seorang kakek yang menjaga Suzuhara memaksa anak laki-lakinya, Miyuki, untuk ikut ke Tokyo dan menjaga Suzuhara. Suzuhara selalu merusak barang elektronik yang disentuhnya. Keanehan ini membuat kisah hidupnya di SMA tidak semulus yang ia kira. Apalagi, ketika akhirnya ia harus menerima nasib sebagai perwakilan (yorishiro) Dewi Himegami dan Miyuki sebagai pelindungnya, Yamabushi. Anime ini diadaptasi dari novel fantasi karya Ogiwara Noriko dengan judul yang sama. Aspek visual dalam anime ini tampak seperti ber-genre Seinen. Apakah kamu membandingkannya dengan gaya visual anime Jigoku Shoujo?

Musik yang ditata apik oleh Masumi Itou akan memberikan kesan misterius dan terror yang manis. Mari kita beri kesempatan pada sutradara Toshiya Shinohara dan seluruh kru-nya.

Kalau Suzuhara dan Miyuki harus catch up dengan dunia mitos dari ajaran Shinto, Sadao Si Raja Setan malah harus menyesuaikan diri dengan kehidupan manusia modern karena ia datang pada zaman yang salah. Tujuan hidup Devil King Sadao hanya satu: menguasai dunia! Tapi tampaknya untuk menguasai Tokyo di tahun 2013 tidak semudah menguasai dunia di masa kejayaan Sadao. Sadao malah harus menyewa apartmen dan bekerja keras untuk membiayai hidupnya di Tokyo yang modern ini.


SUMBER FOTO: FLICKR

Devil King Sadao-Sama hanya tinggal melangkah sejengkal lagi untuk menguasai dunia, namun ia dihadang dan dikalahkan oleh pahlawan kita, Emilia, dan ia dipaksa untuk putar setir ke era modern Jepang pada zaman sekarang ini. Karena “menaklukkan dunia” adalah satu-satunya kemampuan yang dimiliki Sadao-Sama, ia mengalami kesulitan mencari pekerjaan karena kemampuan itu tidak dibutuhkan di restoran, swalayan, maupun kantor-kantor di Tokyo.

Disutradarai oleh Naoto Hosoda dan diproduksi oleh White Fox, mari kita tertawakan si Raja Setan Sadao dan ikuti perjalanan hidupnya yang terseok-seok di Tokyo!

-Keisha

Sering Dilihat ...